Di awal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan munculnya virus baru virus corona. Saat ini virus ini sudah menjadi pandemi di dunia termasuk di Indonesia.
Meski kasus infeksi virus Corona pada anak relatif jarang
terjadi, orang tua tetap harus mewaspadainya. Penting bagi orang tua
untuk mengenali langkah pencegahan dan apa saja gejala yang bisa
menandakan anak terinfeksi virus Corona.
Infeksi virus Corona,
atau yang dikenal juga dengan sebutan COVID-19, merupakan penyakit yang
menyerang sistem pernapasan. Penderita COVID-19 sejauh ini kebanyakan
adalah orang dewasa. Namun, kasus pada anak-anak juga telah dilaporkan,
termasuk pada balita.
Kenali Gejala Infeksi Virus Corona pada Anak
Hingga saat ini masih belum ditemukan gejala spesifik yang bisa
menjadi penanda infeksi virus Corona pada anak. Pasalnya, gejala
COVID-19 pada anak cenderung ringan seperti pilek biasa, atau bahkan
bisa tanpa gejala. Gejala infeksi virus Corona yang bisa muncul pada
anak meliputi:
- Demam
- Pilek
- Batuk-batuk
- Sesak napas
Selain itu, gejala gangguan pencernaan, seperti muntah dan diare,
juga bisa terjadi meskipun sangat jarang. Walaupun umumnya ringan,
gejala pada anak-anak juga bisa berkembang menjadi syok sepsis dan acute respiratory distress syndrome atau gagal napas akut yang sangat berbahaya.
Bila Anda mencurigai Si Kecil memiliki gejala atau baru saja mengajak
buah hati bepergian ke tempat yang telah terjangkit virus covid 19 segera untuk menghubungi fasilitas kesehatan terdekat.
Cara Mencegah Infeksi Virus Corona pada Anak
Virus Corona (SARS-CoV-2) telah menyerang ratusan ribu orang di
berbagai negara dan memakan puluhan ribu korban jiwa. Sampai saat artikel ini diterbitkan telah
terkonfirmasi ada 514 warga negara Indonesia yang positif terjangkit
COVID-19.
Berikut ini adalah cara pencegahan infeksi virus Corona atau COVID-19 yang bisa diterapkan orang tua pada anak:
1. Ajari anak mencuci tangan dengan benar
Ajarkan Si Kecil untuk mencuci tangan
dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan ia
membasuh seluruh bagian tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela
jari, dan ujung kuku.
Biasakan anak untuk mencuci tangannya secara teratur, terutama
sebelum dan setelah makan, setelah menyentuh hewan, serta setelah batuk
atau bersin.
Anda juga bisa menyediakan hand sanitizer
dengan kandungan alkohol minimal 60% di dalam tas sekolahnya untuk
digunakan bila tidak ada air dan sabun saat perlu mencuci tangan.
2. Biasakan anak menggunakan masker
Penggunaan masker
juga dapat mencegah penularan virus Corona pada anak, meskipun tidak
seefektif penggunaan masker pada orang yang sakit untuk mencegah
penyebaran penyakit ke orang lain.
Pilihlah masker yang ukurannya pas untuk anak-anak dan anjurkan Si
Kecil memakai masker bila berada di dekat orang yang sedang sakit.
Jangan lupa untuk mengajarinya cara memakai masker yang benar dan
ingatkan untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh
masker.
3. Berikan anak makanan bergizi
Asupan gizi yang kaya akan sayuran dan buah-buahan tinggi beta
karoten, seperti wortel dan jeruk, diketahui dapat memperkuat sistem
kekebalan tubuh anak untuk melawan infeksi, termasuk infeksi virus
Corona.
Guna membangun daya tahan tubuh yang kuat untuk mencegah infeksi virus Corona pada anak, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Selain itu, pastikan makanan yang diberikan kepada Si Kecil telah ditemasak hingga matang.
4. Ajak anak untuk rutin berolahraga
Tidak hanya menjaga kebugaran, berolahraga
dapat memperkuat daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. Oleh karena
itu, ajaklah Si Kecil untuk rutin berolahraga, minimal 30 menit sehari.
Pilih olahraga yang disukai Si Kecil. Olahraga apa pun dan di mana
pun, asalkan dilakukan dengan rutin dan membuat tubuh Si Kecil aktif
bergerak, dapat menjadi cara yang efektif untuk menjaga kesehatannya dan
melindunginya dari infeksi virus Corona.
Selain dengan menerapkan cara-cara di atas, ingatkan juga Si Kecil
untuk menutup mulut dengan tisu saat bersin atau batuk, serta tidak
menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.
Pencegahan infeksi virus Corona pada anak sebenarnya sama dengan cara pencegahan
pada orang dewasa. Namun, perlindungan penyakit pada anak juga perlu
ditambah dengan melengkapi imunisasinya. Walaupun belum ada vaksinasi
khusus untuk virus Corona, pastikan Si Kecil mendapatkan imunisasi dasar
yang lengkap dan sesuai jadwal.
Jika Si Kecil menunjukkan gejala flu dan mengalami demam, sebaiknya
biarkan ia beristirahat di rumah dan jangan membawanya ke sekolah.
Segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.
UPTD Puskesmas Bulukerto sudah melakukan serangkaian upaya dalam mencegah penularan covid di 19 baik di dalam gedung maupun di lingkup lebih luas yaitu masyarakat Kecamatan Bulukerto.
Upaya yang sudah dilaksanakan UPTD Puskesmas Bulukerto antara lain:
1. Pemasangan media media promosi di berbagai tempat strategis.
2. Penyediaan tepat cuci tangan pakai sabun
3. Pengaturan jarak antar pasien
4. Penyuluhan kelompok pengunjung Puskesmas
5. Penyuluhan keliling di seluruh lingkup kerja Puskesmas dll
Disunting dari : www.alodokter.com
2. Penyediaan tepat cuci tangan pakai sabun
3. Pengaturan jarak antar pasien
4. Penyuluhan kelompok pengunjung Puskesmas
5. Penyuluhan keliling di seluruh lingkup kerja Puskesmas dll
Disunting dari : www.alodokter.com












